Herbal Cure Testimonial

Member of Herbal Clinic Ning Harmanto

Diabetes Keturunan

Ny. Nurwan Burhan Kompleks Angkatan Udara, Tanjung Pinang Riau
Saya ibu rumah tangga biasa, punya anak tiga, selalu sibuk dengan urusan pekerjaan rumah dari mulai ngurus anak, belanja, memasak, bersih-bersih rumah dan juga mempersiapkan kebutuhan suami. Kegiatan yang saya lakukan tidak terlalu berat karena ada pembantu sehingga sayapun punya banyak waktu santai. Di saat tak ada pekerjaan saya biasanya nonton TV sambil ngemil kue-kue yang manis. Tanpa saya sadari pula saya juga senang makan hingga saya kelebihan berat badan. Anak-anak juga mulai cerewet berkomentar:

”Mama rasanya tambah gembrot aja sih, hati-hati lho gemuk itu banyak penyakit”.

”Diit sedikit sih ma, ngaca tuh mama jadi seperti bola”.

Suami saya malah tidak pernah mempermasalahkan kalau saya gemuk.

”Sudahlah jangan ngledekin mama terus. Biar gemuk tapi tetap cantik bukan?. Meski suami tetap sayang namun lama-lama saya risih juga diledekin anak-anak. Hari demi hari saya merasakan ada yang tidak beres dengan tubuh saya.
Tangan dan kaki sering kram dan kesemutan. Rasanya pingin makan terus karena lapar. Selain itu saya jadi sering kebelakang terutama bila malam hari. Selain itu saya mudah pusing dan tegang serta perut sering terasa kembung dan perih karena gangguan maag. Akhirnya saya memutuskan untuk periksa ke dokter. Sama dokter disarankan untuk di cek gula darahnya. Ternyata benar hasil laboratorium menunjukkan bahwa kadar gula darah saya cukup tinggi. Saya diberi resep sama dokter untuk dibeli di apotik namun tidak ditebus. Saya paling malas kalau disuruh minum obat karena saya tahu dari banyak temen bahwa obat itu racun. Daripada minum obat lebih baik minum jamu. Beli saja ke Jawa, kata teman-teman.
Kebetulan saya punya saudara di Jakarta namanya Susi. Lewat telpon dan sms saya minta dibelikan jamu untuk diabet. Saya percaya saja sama Susi.

”Lho minta dibelikan jamu Diabet mereknya apa tante?”

”Tak tahulah aku, kata kawan-kawan di Jawa banyak dijual jamu untuk Diabet. Terserah Susi saja mau dibelikan yang mana.”

”Okey kalau begitu begini saja tante. Kebetulan Susi bekerja di PT.Mahkota Dewa Indonesia. Di perusahaan ini dijual ramuan khusus untuk Diabet. Gimana kalau tante pakai ini saja ya.”

”Eh tapi tante dengar, yang bagus untuk mengobati diabet itu Jamu dari Jawa.”

”Iya ini juga jamu dari Jawa. Tante beli paket Mahkota Dewa untuk pengobatan Diabet sekaligus juga bisa mengobati sakit yang lain atau nurunin berat badan.

”Okey terserah Susi sajalah”.

Akhirnya Susi memberikan ramuan Paket Mahkota Dewa terdiri dari TR. Made, kapsul mengkudu, kapsul umbi daun dewa,Kapsul temu mangga dan TR.daun salam. Karena ingin sembuh maka dengan tekun saya mengikuti semua petunjuk yang dianjurkan dalam panduan paket. Hari demi hari pelan tapi pasti badan merasa enak, kaki dan tangan tidak kesemutan lagi. Perut saya yang sering kembung kini tidak lagi ada keluhan.
Juga pusing-pusing di kepala hampir tak pernah terasa lagi. Dalam waktu sebulan, hampir semua keluhan saya hilang tak berbekas. kemudian saya kirim sms lagi mengabarkan gula darah turun dan normal . Saya sekarang minum ramuannya hanya sehari sekali saja untuk berjaga-jaga jangan sampai penyakit kambuh lagi. Saya bersyukur pada Allah ternyata teman-teman saya benar. Di Jawa ada obat yang ampuh untuk mengobati macam-macam penyakit. Terima kasih ya Allah.

November 2, 2007 - Posted by | Testimoni Diabetes

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: